BUKU CSR ( CORPORATE
SOCIAL RESPONBILITY )
Wahyudi, Isa dan
Busyra Azheri. Corporate Social Responsibility: Prinsip, Pengaturan dan
Implementasi. Malang : Setara Pers (Group Penerbit Intrans), 2011.
Review
Isu CSR (Corporate Social Responsibility) sudah ramai dibicarakan orang apalagi dengan masuknya unsur tersebut dalam pelaksanaan perusahaan yang termaktub di dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 1997 di pasal 74. Banyak orang sudah akrab dengan istilah ini, namun sebenarnya masih buta tentang CSR ini. Buku ini pada bagian awal membahas perkembangan CSR sejalan dengan pertarungan ekonomi politik liberal. Seperti apa yang sudah dilakukan Newmont Minahasa, Exxon Mobil, PT Freeport dan lain-lain. Juga kegagalan Lapindo Berantas dalam pelaksanaan CSR. Gelombang kesadaran CSR bangkit sejalan dengan ramainya seminar, konferensi dalam forum-forum internasional sebagai konter terhadap pasar global yang makin liberal. Dalam kesadaran pada keterbatasan pemahaman, buku ini mengajukan tema tanggungjawab dari makna responsibility, didalamnya ada 3 unsur yang harus dipahami, yakni; kesadaran (awareness), kecintaan/kesukaan (affiction), dan keberanian (bravery).
Isu CSR (Corporate Social Responsibility) sudah ramai dibicarakan orang apalagi dengan masuknya unsur tersebut dalam pelaksanaan perusahaan yang termaktub di dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 1997 di pasal 74. Banyak orang sudah akrab dengan istilah ini, namun sebenarnya masih buta tentang CSR ini. Buku ini pada bagian awal membahas perkembangan CSR sejalan dengan pertarungan ekonomi politik liberal. Seperti apa yang sudah dilakukan Newmont Minahasa, Exxon Mobil, PT Freeport dan lain-lain. Juga kegagalan Lapindo Berantas dalam pelaksanaan CSR. Gelombang kesadaran CSR bangkit sejalan dengan ramainya seminar, konferensi dalam forum-forum internasional sebagai konter terhadap pasar global yang makin liberal. Dalam kesadaran pada keterbatasan pemahaman, buku ini mengajukan tema tanggungjawab dari makna responsibility, didalamnya ada 3 unsur yang harus dipahami, yakni; kesadaran (awareness), kecintaan/kesukaan (affiction), dan keberanian (bravery).
Dalam membahas CSR
ada beberapa isu yang bisa digunakan, yakni; konsep Sosial, Ekonomi dan
lingkungan (hal. 45) yang kemudian akan dikenal dengan istilah 3BL (Triple
Bottom Line). Buku ini juga menyebutkan dengan rinci isu-isu terkini pembahasan
internasional, seperti; Protocol Kyoto yang membicarakan tentang kebersihan
lingkungan udara, KTT Millenium di New York dan lain-lain. Tidak itu saja, buku
ini berbicara juga tentang 3P, yakni; People, Profit dan Planet yang semuanya
berkaitan dengan pandangan orang dalam pelaksanaan CSR yang dihubungkan dengan
penampilan model ISO 26000 – Guidance Standard on Social Responsibility. Pada
bagian implementasi CSR pada buku ini ditambahkan unsur budaya yang merupakan
pengembangan konsep yang sudah ada.
Tidak itu saja
aturan-aturan hukum dan bisnis yang bisa dirujuk dalam pelaksanaan CSR
dipaparkan lengkap dalam buku ini. Buku ini juga menunjukkan kegiatan-kegiatan
apa saja yang sudah dilakukan oleh perusahaan besar untuk program CSR mereka.
Apa, dimana dan berapa budget yang dilakukan untuk keperluan apa CSR itu
dilakukan. Meski kelemahan buku ini adalah tidak menukik pada kasus perkasus
bagaimana implementasi CSR, namun buku ini sangat membuka cakrawala orang yang
membacanya tentang hal ikhwal CSR dari sisi isu, pelaksanaan dan konflik
kepentingan di dalamnya. (Pris).
Sumber : https://tokobukuprisanicendekia.wordpress.com/2015/02/28/buku-csr-corporate-social-responsibility-yang-komprehensif/